Langsung ke konten utama

*Sparing Futsal Membara antara SDI Al Farisi dan SD Plus Al Fathonah Mardhatilah: Kolaborasi Enerjik Antar Kelas 3 hingga Kelas 6 dengan Partisipasi 28 Siswa*

Kasih dan Sayang seorang Ibu terhadap anaknya

 


        Ibu adalah seorang wanita yang sudah menikah dengan seorang laki-laki yang menjadi suaminya dan dikaruniai seorang anak, menjadi orang yang pertama menjalin ikatan Bati dan Emosi pada anak dan juga sebagai sentral dalam perkembangan anak, mulai dari perilaku, dan karakteristik si anak tersebut. Ibu juga orang tua pertama yang bisa mengerti keadaan seorng anaknya. 

Saat kau berumur 1 tahun, Ibulah yang pertama kali memelukmu dengan kasih sayang yang amat besar. Dari mulai memberimu makan, memandikanmu, memakaikan pakaian, dan bermain bersamamu. dari mulai mengajarimu membaca dan bertatakrama yang baik. Ibu adalah wanita yang senantiasa menghibur kita saat kita masih kecil dan belum mengetahui apa-apa. 

Dan saat kamu beranjak dewasa, Ibu pulang dari pekerjaannya dan ingin memelukmu. Sebagai balasannya, kau kunci pintu kamarmu. padahal pada saat itu Seorang ibu sangat ingin menceritakan apa yang ia alami kepadamu, tapi kita sebagai anaknya tidak peka terhdap ibu.

Pada saat kita sedang menginginkan sesuatu yang kita mau, Ibu selalu memberikannya kepada kita, kita tanpa pamrih, walaupun saat itu mungkin Ibu sedang capek, tapi dia mau melakukannya demi kita sebagai anaknya. 

Sampai kamu beranjakl Dewasa, Ibu selalu berada di samping kita menasihati kita sebagai anaknya yang ia sayangi. Seorang ibu selalu berpesan kepada kita "Jadilah anak yang berguna untuk keluarga dan negara" tapi kita selalu m,engabaikan perkataan ibu kita da selalu menyakiti hati ibu. 

Ibu selalu sabar menghadapi sikap egois kita, selalu sabar dalam menghadapi perilaku kita, dan selalu sabar dalam mendidik anaknya walaupun kita sudah beranjak dewasa. 

karena seorang ibu tidak mau melihat anaknya terjerumus dalam dunia yang senantiaasa bisa merugikan dirinya, apalagi saat kita melakukan kemaksiatan, ibu akan merasa menyesal kepada kita. 

ada sedikit cerita nyata yang saya dengar langsung dari orangnya 

"dia sangat-sangat kehilangan orang yang ia anggap sebagai orang hebat, karena dulu pada waktu ia masih remaja, ia terjerumus kedalam dunia gelap dan dimana waktu itu juga ibunya sedang mengalami penyakit yang sudah lama di deritanya, was sewaktu ketika ibunya berpesan kepada anaknya yang mana anaknya itu teman saya, "Nak, jaga shalatmu, Ibadahmu, ngajimu, Shodaqohmu. Karena ibu tidak bisa selalu ada di sampingmu selalu menasehatimu, carilah teman yang senantiasa bisa mengerti keadaanmu, teman yang bisa ,engerti perasaanmu seperti ibu, dan jangan bergaul dengan orang yang bisa menjerumuskanmu kedalam kemaksiatan yang di benci oleh Allah SWT. " "Nak, Ibu hanya ingin melihat kamu bahagia ketika ibu sudah tidak ada di dunia, Melihat kamu menjai manusia yang shaleh, dan terakhir pesan ibu untukmu, sebelum ibu berpisah ddenganmu, ibu hanya ingin kamu mendoakan ibu selepas melaksanakan shalat 5 waktu," 

Dan ia pun menangis sejadi-jadinya, dia sangat menyesal karena waktu itu ia selalu membuat ibunya menangis, dan tidak tahu kalau ibunya mempunyai penyakit langka yang tidak bisa di sembhkan. Ia juga berjanji kepada ibunya akan merubah hidupnya, ia berjanji akan menjadi orang yang taat beribadah, dan ia juga berjanji tidak akan nakal lagi, tapi hal itu sudah tidak akan di lihat oleh ibunya lagi. 

Ibunya pun sudah tidak ada didunia lagi, ...





Jadi, jangan sia-siakan pengorbanan ibu kita yang sudah merawat kita dari buaian hingga liang lahat, 

meminta maaflah kepada ibumu, sayangi dia selayaknya kau menyanyangi pacarmu... doakan dia , karena doa anak yang shaleh akan mnjadi syafaat di alam kubur nanti.






Jika beliau masih ada, jangan lupa memberikan kasih sayangmu lebih dari yang pernah kau berikan selama ini dan jika beliau sudah tiada, ingatlah kasih sayang dan cintanya yang tulus tanpa syarat kepadamu.

Terima kasih sudah mau membaca artikel cerita pendek yang saya buat sendiri. 

bila kalian mempunyai cerita menarik bisa di ceritakan kepada saya , heheh







.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menunggu cintanya

 Menunggu cintanya. Malam makin larut, sebuah kafe di bilangan ibukota yang buka malam hari, baru terlihat geliatnya. Sam baru saja tiba dan langsung memasuki kafe itu, ia melihat banyak pengunjung di dalam, ia tengak tengok mencari tempat duduk yang kosong, akhirnya ia dapatkan. Sam memperhatikan dari kejauhan gadis manis yang sedang membawa minuman untuk pelanggan. Ketika si gadis melewatinya, ia tersenyum. “Hai Abangku, kemana aja? Kok baru keliatan!” tanya si gadis yang ternyata sudah mengenalinya juga dengan senyum. “Biasa lah, ada urusan…” katanya. “Minum apa? Biasa…?” tanya si gadis. Di jawab dengan anggukan Sam. “Oke, tunggu ya…”. Ia berlalu memberikan minuman pada pelanggan di pojok ruangan, setelah itu ia mengambilkan minuman pesanan Sam. “Ini minumannya, Abang ganteng…” kata si gadis sambil menaruh minuman di atas meja. “Kok kelihatan galau sih? Kenapa?” si gadis memandangi Sam. Ia mengambil kursi dan duduk di samping Sam. Ia memang sudah mengenal Sam sejak kecil dan ia ...

Terlambat masuk kelas dan ini yang terjadi

 Telat masuk sekolah  Pagi itu pukul 7 pagi bersama Rindi bergegas berangkat ke sekolah. Mereka berdua berangkat ke sekolah selalu berjalan kaki, perjalanan menuju ke sekolah mereka menemui berbagai hal unik yang menurut mereka patut diteladani. Ketika sampai di salah satu toko roti mereka berdua melihat seorang bapak yang sedang mencari rongsokan di tiap tong sampah, ketika Mereka melihat bapak-bapak yang sedang mencari rongsokan itu Roy dan Rendi membeli roti dari uang jajan mereka. Mereka bermaksud untuk memberikan roti itu kepada bapak yang sedang memunguti rongsokan. Boy dan Rendy pun pendiri Bapak tersebut dan mereka memberikan sebuah roti yang mereka beli di toko roti tersebut merasa iba dari Kedua lelaki tersebut yaitu Roy dan Rendy mereka lantas membantu bapak yang sedang mencari rongsokan tersebut untuk menafkahi keluarganya. Setelah membantu seorang bapak yang sedang mencari rizki melalui gerakan tersebut dan memberikan semua makanan yang berupa roti dan minuman lan...

*Sparing Futsal Membara antara SDI Al Farisi dan SD Plus Al Fathonah Mardhatilah: Kolaborasi Enerjik Antar Kelas 3 hingga Kelas 6 dengan Partisipasi 28 Siswa*

*Sparing Futsal Membara antara SDI Al Farisi dan SD Plus Al Fathonah Mardhatilah: Kolaborasi Enerjik Antar Kelas 3 hingga Kelas 6 dengan Partisipasi 28 Siswa* Pada hari Sabtu (16/12) yang cerah dan penuh semangat, SDI Al Farisi dan SD Plus Al Fathonah Mardhatilah menyelenggarakan acara sparing futsal yang menggembirakan. Acara ini berhasil membangun kolaborasi yang erat antara siswa-siswa dari kelas 3 hingga kelas 6 dari kedua sekolah tersebut. Dengan partisipasi antara 28 siswa yang bersemangat, lapangan futsal di SDI Al Farisi menjadi saksi dari semangat dan keceriaan yang dilakukan oleh para peserta. Suasana penuh semangat dan kekompakan mulai dari pukul 09.30 hingga 11.00 WIB, lapangan futsal menjadi tempat di mana keceriaan dan semangat persahabatan berkembang. Para siswa dari kedua sekolah terlihat begitu bersemangat, berlarian di atas lapangan dengan jersey mereka yang membanggakan warna dan identitas sekolah masing-masing. Ketika peluit pertama ditiup, suasana langsung beru...