Langsung ke konten utama

*Sparing Futsal Membara antara SDI Al Farisi dan SD Plus Al Fathonah Mardhatilah: Kolaborasi Enerjik Antar Kelas 3 hingga Kelas 6 dengan Partisipasi 28 Siswa*

Bapaknya Bapak Bangsa Raden Hadji Oemar Said Tjokroaminoto

 




Tjokroaminoto adalah anak kedua dari 12 bersaudara dari ayah bernama R.M. Tjokroamiseno, salah seorang pejabat wedana kleco, Magetan pada saat itu. kakeknya, R.M. Mangoensoemo yang merupakan wakil bupati Ponorogo. Beliau adalah keturunan langsung dari Kiai Ageng Hasan Besari dari Pondok Pesantren.

H.O.S Cokroaminoto lahir di Beur, Jawa Timur pada 16 Agustus 1882, dan mengembuskan nafas terakhirnya di usia 52 tahun, tepatnya pada 17 Desember 1934. Ia merupakan keturunan bangsawan, ayahnya, R.M. Tjokroamiseno, seorang wedana atau asisten bupati. Sedangkan sang kakek, R.M. Adipati Tjokronegoro, pernah menjabat Bupati Ponorogo.

H.O.S Cokroaminoto merupakan seorang pahlawan nasional yang dijuluki Bapak Bangsa sekaligus pemimpin Sarekat Islam (SI). Ia memimpin sejak 1914 hingga akhir hayatnya. SI sempat menjadi salah satu organisasi massa terbesar dalam sejarah pergerakan nasional di bawah kendali H.O.S cokroaminoto.

Pada tahun 1902, Cokroaminoto lulus dari Opleiding School voor Inlandsche Ambtenaren (OSVIA) di Magelang. OSVIA adalah sekolah bagi calon abdi negara pemerintah kolonial Hindia Belanda. Tamat dari OSVIA, Cokroaminoto sempat bekerja di kesatuan pegawai administratif di Ngawi.

Salah satu trilogi yang pernah beliau katakan adalah "Setinggi-tingginya ilmu, semurni-murninya tauhid, sepintar-pintarnya bersiasat". Ini menggambarkan suasana perjuangan Bangsa Indonesia pada massa nya yang memerlukan tiga kemampuan pada seorang pejuang kemerdekaan. Dari berbagai muridnya yang paling ia sukai adalah Sukarno. Pesan pada murid-muridnya ialah "Jika kalian ingin menjadi pemimpin besar, Menulislah seperti halnya wartawan dan bicaralah seperti orator".Perkataan inilah yang membuat para muridnya semakin bersemangat termasuk anak didik kesayangannya yaitu Sukarno.

Cokroaminoto juga merupakan guru, dalam kiprahnya sebagai guru, ia mampu menghasilkan murid yang banyak menjadi tokoh berpengaruh bangsa yang tinggal di rumahnya. Seperti Presiden pertama Indonesia Sukarno, Semaoen, Musso, hingga Maridjan Kartosowirjo. Maka, tidaklah berlebihan jika Cokroaminoto mendapat gelar Bapaknya Bapak Bangsa.

 







https://id.wikipedia.org/wiki/Oemar_Said_Tjokroaminoto





Komentar

Postingan populer dari blog ini

*Sparing Futsal Membara antara SDI Al Farisi dan SD Plus Al Fathonah Mardhatilah: Kolaborasi Enerjik Antar Kelas 3 hingga Kelas 6 dengan Partisipasi 28 Siswa*

*Sparing Futsal Membara antara SDI Al Farisi dan SD Plus Al Fathonah Mardhatilah: Kolaborasi Enerjik Antar Kelas 3 hingga Kelas 6 dengan Partisipasi 28 Siswa* Pada hari Sabtu (16/12) yang cerah dan penuh semangat, SDI Al Farisi dan SD Plus Al Fathonah Mardhatilah menyelenggarakan acara sparing futsal yang menggembirakan. Acara ini berhasil membangun kolaborasi yang erat antara siswa-siswa dari kelas 3 hingga kelas 6 dari kedua sekolah tersebut. Dengan partisipasi antara 28 siswa yang bersemangat, lapangan futsal di SDI Al Farisi menjadi saksi dari semangat dan keceriaan yang dilakukan oleh para peserta. Suasana penuh semangat dan kekompakan mulai dari pukul 09.30 hingga 11.00 WIB, lapangan futsal menjadi tempat di mana keceriaan dan semangat persahabatan berkembang. Para siswa dari kedua sekolah terlihat begitu bersemangat, berlarian di atas lapangan dengan jersey mereka yang membanggakan warna dan identitas sekolah masing-masing. Ketika peluit pertama ditiup, suasana langsung beru...

Begitulah kehidupan

Begitulah kehidupan terkadang menyenangkan dan juga terkadang menyedihkan tapi itu semua adalah perjalanan hidup kita di dunia  Kali ini ada sebuah cerita kisah nyata yang saya dapatkan dari orangnya langsung yang mendalam yang mana kisah ini berawal dari kisah perjalanan cinta dia yang begitu rumit  Dulu semasa dia masih sekolah menengah kejuruan dia adalah seorang yang selalu di manjakan oleh kedua orang tua nya dari mulai meminta sesuatu yang kecil hingga yang besar permintaan dia selalu di kabulkan oleh kedua orang tua nya , sampai suatu hari dia memiliki banyak teman yang perhatian tapi juga sering memanfaatkan dia , contohnya dia sering di bohongi oleh teman-temannya hanya demi merebut uang yang dia punya , kenapa seperti itu karena dialah siswa yang memiliki ongkos yang paling besar di antara teman-teman. Wlaupun dia selalu di manfaatkan oleh teman-temannya tetapi teman-temannya selalu membantu dia di saat dia sedang kesulitan . Dia orang yang sangat berunt...
 Usia bukan halangan untuk menjalani hidup Anda! Ahli kardiologi berusia 109 tahun ini membagikan rahasia umur panjang dan kondisi kesehatannya yang luar biasa Kepala Departemen Bedah Kardiovaskular, Hendra Purnomo, pensiun di usia 70 tahun, meskipun begitu, jiwa dan tubuhnya tetap muda. Beliau telah pensiun selama 39 tahun, dan sampai sekarang masih sehat dan bugar! Saat ini, sang akademisi menginjak usia 109 tahun, tapi dia masih merasa bagaikan masih berusia 60 tahun. Dr. Hendra mengatakan bahwa rahasia umur panjangnya ada pada pembuluh darah. Jika pembuluh darah kita bersih dan sehat, kita bisa hidup hingga usia 120 tahun. Dan bahkan lebih lama lagi, dan tetap sehat sepenuhnya. Sang ahli kardiologi menjadi bukti nyata pernyataan ini. Reporter kami berhasil mewawancarai Dr. Hendra, yang kemudian menjelaskan metode memperpanjang umur dengan membersihkan pembuluh darah. Pada usia 109 tahun, Dr. Hendra mendapatkan ucapan selamat dari presiden. Foto dari tempat kerja Dr. Hendra. - D...