Langsung ke konten utama

*Sparing Futsal Membara antara SDI Al Farisi dan SD Plus Al Fathonah Mardhatilah: Kolaborasi Enerjik Antar Kelas 3 hingga Kelas 6 dengan Partisipasi 28 Siswa*

Q Awing Story

     Q Awing adalah sekelompok siswa yang bersekolah di yayasan SMA AL-Maghfirah dan berjumlahkan 5 oran anggota di antaranya Asdi Pramana Putra, Arnand Thedo Nandita, Muhammad Yusuf, Muhammad Rijal Ad-Drikni, dan Rianto.

    Waktu itu kita masih berkumpul bersama-sama melakukan kegiatan apa saja yang membuat kita senang dan bahagia di antaranya membersihkan ruang kelas, membantu pak Ilyas, dan masih banyak lagi hal-hal yang saat itu kita lakukan.

Seperti biasa setiap sepulang sekolah kita selalu berkumpul dirumah rijal ataupun Yusuf. Dan kita selalu membicarakan apa yang terjadi di sekolah, seperti membicarakan tentang UN yang sebentar lagi akan kita hadapi untuk menentukan nasib kita pada masa depan.

Seiring berjalannya waktu kita pun dan semua teman-teman angkatan merayakan kelulusan dengan berjalan-jalan ke pantai florida banten. Disana kita menghabiskan waktu dengan bersenang-senang dan bergembira dengan para guru.

Ada yang bermain di pantai dan kita ber 5 selalu bersama kemanapun arah angin berhembus. Pada suatu malam ndimana hari terakhir kelulusan kita semua dihadapkan pada perpisahan yang akan kita alami esok hari. Dimana semua teman-teman yang pernah ada dalam hidup kami yaitu menjadi teman sekaligus keluarga di SMA akan berakhir. 

Setelah kita semua lulus dan menjadi alumni di yayasan AL Maghfirah kita tidak lupa akan teman-teman kita dan guru-guru yang sudah pernah menjadi bagian dari hidup kami.

dan kita yang menamakan diri dengan kelompok kelas atau sekolah Q Awing tidak akan melupakan guru dan teman-teman kita sewaktu di sekolah dulu. Hanya karena kita sudah tidak lagi sekolah dan jarang sekali bertemu tidak menjadi alasan untuk kita bersilaturahim ke rumah guru dan teman-temaan kami.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menunggu cintanya

 Menunggu cintanya. Malam makin larut, sebuah kafe di bilangan ibukota yang buka malam hari, baru terlihat geliatnya. Sam baru saja tiba dan langsung memasuki kafe itu, ia melihat banyak pengunjung di dalam, ia tengak tengok mencari tempat duduk yang kosong, akhirnya ia dapatkan. Sam memperhatikan dari kejauhan gadis manis yang sedang membawa minuman untuk pelanggan. Ketika si gadis melewatinya, ia tersenyum. “Hai Abangku, kemana aja? Kok baru keliatan!” tanya si gadis yang ternyata sudah mengenalinya juga dengan senyum. “Biasa lah, ada urusan…” katanya. “Minum apa? Biasa…?” tanya si gadis. Di jawab dengan anggukan Sam. “Oke, tunggu ya…”. Ia berlalu memberikan minuman pada pelanggan di pojok ruangan, setelah itu ia mengambilkan minuman pesanan Sam. “Ini minumannya, Abang ganteng…” kata si gadis sambil menaruh minuman di atas meja. “Kok kelihatan galau sih? Kenapa?” si gadis memandangi Sam. Ia mengambil kursi dan duduk di samping Sam. Ia memang sudah mengenal Sam sejak kecil dan ia ...

*Sparing Futsal Membara antara SDI Al Farisi dan SD Plus Al Fathonah Mardhatilah: Kolaborasi Enerjik Antar Kelas 3 hingga Kelas 6 dengan Partisipasi 28 Siswa*

*Sparing Futsal Membara antara SDI Al Farisi dan SD Plus Al Fathonah Mardhatilah: Kolaborasi Enerjik Antar Kelas 3 hingga Kelas 6 dengan Partisipasi 28 Siswa* Pada hari Sabtu (16/12) yang cerah dan penuh semangat, SDI Al Farisi dan SD Plus Al Fathonah Mardhatilah menyelenggarakan acara sparing futsal yang menggembirakan. Acara ini berhasil membangun kolaborasi yang erat antara siswa-siswa dari kelas 3 hingga kelas 6 dari kedua sekolah tersebut. Dengan partisipasi antara 28 siswa yang bersemangat, lapangan futsal di SDI Al Farisi menjadi saksi dari semangat dan keceriaan yang dilakukan oleh para peserta. Suasana penuh semangat dan kekompakan mulai dari pukul 09.30 hingga 11.00 WIB, lapangan futsal menjadi tempat di mana keceriaan dan semangat persahabatan berkembang. Para siswa dari kedua sekolah terlihat begitu bersemangat, berlarian di atas lapangan dengan jersey mereka yang membanggakan warna dan identitas sekolah masing-masing. Ketika peluit pertama ditiup, suasana langsung beru...
 Usia bukan halangan untuk menjalani hidup Anda! Ahli kardiologi berusia 109 tahun ini membagikan rahasia umur panjang dan kondisi kesehatannya yang luar biasa Kepala Departemen Bedah Kardiovaskular, Hendra Purnomo, pensiun di usia 70 tahun, meskipun begitu, jiwa dan tubuhnya tetap muda. Beliau telah pensiun selama 39 tahun, dan sampai sekarang masih sehat dan bugar! Saat ini, sang akademisi menginjak usia 109 tahun, tapi dia masih merasa bagaikan masih berusia 60 tahun. Dr. Hendra mengatakan bahwa rahasia umur panjangnya ada pada pembuluh darah. Jika pembuluh darah kita bersih dan sehat, kita bisa hidup hingga usia 120 tahun. Dan bahkan lebih lama lagi, dan tetap sehat sepenuhnya. Sang ahli kardiologi menjadi bukti nyata pernyataan ini. Reporter kami berhasil mewawancarai Dr. Hendra, yang kemudian menjelaskan metode memperpanjang umur dengan membersihkan pembuluh darah. Pada usia 109 tahun, Dr. Hendra mendapatkan ucapan selamat dari presiden. Foto dari tempat kerja Dr. Hendra. - D...